Tertarik Hidup Lebih Sehat dan Berat Berkurang?

Perempuan itu paling minder punya tubuh berisi aka gemuk. Kalau saya sih, pede – pede aja. Bagi saya kecantikan itu dari dalam, bukan sekedar dari luar. Saya juga percaya dengan ungkapan, big is beautiful.

Kebetulan saya punya hobi makan. Hobi ya! Porsi makan saya sih gak begitu banyak. Makan nasi bungkus padang aja selalu berdua. Makan warteg pun cuma bisa setengah porsi. Tapi, intensitas makannya ituuuu, ahemmmm.

Saya bisa ngabisin semangkuk kerupuk yang dimakan dengan sambal saat ngemil di rumah. Kalau urusan gorengan semacam bakwan, risol, pastel, tahu, mendoan  - 3 biji aja gak cukup. Phew...

Ceritanya pada awal 2013 saya sering merasakan dada yang sesak setiap mau tidur malam. Kuatir sih tapi gak tahu mau ngapain.  Hanya bisa berdoa bahwa semoga  gak macem – macem yang aneh. Saya juga serba males untuk bergerak. Kalau naik tangga aja, langsung deh sesak nafas.

Di awal Maret 2013 – saat itu masih di kantor lama, diadakan program penurunan berat di antara karyawan. Pas ditimbang? Saya cewek paling berattt *aaakkkk*, dan di antara semua, nomor dua. Gilingan deh ye... Saat itu, berat saya mencapai kepala 8. Ck ck ck...

Baiklah, akhirnya saya mulai termotivasi. Pernah baca tweetnya koh Denny Santoso, kalau olahraga bisa menurunkan dan intensitas makan boleh sampai 5x tapi dengan porsi dikit. Porsi dikitnya mah saya gak ikutin, tapi olahraganya, iya.

Saya mulai rajin olahraga. Secara dasarnya saya paling sebel olahraga, ya olahraganya mau yang ringan – ringan aja. Semacam pilates yang stretching sana sini bikin saya sedikit semangat. Terus saya inget tweet si koh Denny tentang perlunya olahraga cardio. Dan sayapun memulainya dengan sesak napas kecapean.

Ohiya, saya olahraga dengan panduan youtube. Search sana sini mana yang menarik dan tidak membosankan. Saat bulan pertama, dengan modal pilates, saya bisa turun 2 kg. Saat itu saya banyak menonton video dari Denise Austin. Si ibu ini sudah kepala 5 tapi gak keliatan kalau umurnya segitu.

Saat di awal itu juga, saya terbiasa berolahraga memulai dari 20 menit, lalu perlahan saya tingkatkan sampai maksimum 40 menit. Saya gak mau lebih, karena kalau lebih saya bakal cepat bosan dan semangatnya juga turun.

Memasuki bulan kedua, pilates mulai gak mempan. Saya menemukan video Jillian Michaels, salah satu instruktur di acara The Biggest Losers America. Olahraganya yang campuran strength dan cardio ini cukup berat walau gak sampai 30 menit. Dijamin deh, di awal – awal bakal super pegel tapi hasilnya juga tidak mengecewakan.

Si Jillian Michaels ini punya video dengan tingkatan berbeda. Semakin tinggi ya semakin susah. Semakin cepat juga jantung berdegup yang artinya kalori benar – benar dibakar (jadi, jangan kuatir ya). Tahun lalu, video Jillian ini di upload secara illegal oleh member di Youtube. Jadi kalau kita gak save di komputer, dijamin beberapa saat akan hilang karena dihapus. Tapi minggu lalu, saya lihat, sekarang Jillian sudah mengupload videonya secara legal. Jadi kita bisa bebas menonton tanpa perlu kuatir.

Setelah turun 6 kg, saya mulai deh malas – malasan. Saya gak begitu giat, paling seminggu dua kali setelah sebelumnya bisa sampai 5 – 6 kali. By the way, saya juga rajin angkat berat untuk bagian tertentu dengan maksud mengencangkan otot di bagian tersebut.

Tahu – tahu adik saya bikin rencana menikah di akhir tahun dan dia mau saya pakai kebaya. Apaaa? Saya pake kebaya aneh bin ajaib deh keliatan gedenya. Mulailah saya berolahraga lagi. Masih gak sesemangat di awal tapi saya mencampur olahraga cardio, pilates bahkan yoga. Tergantung mood lagi pengen yang mana, itu yang saya kerjakan.

Akhirnya tambahan 2 kg lagi berhasil saya turunkan. Sudah lumayan puas, olahraga saya pun sudah mulai jarang. Ternyata dengan program  menggunakan olahraga ini, berat saya gak gampang naik. Kalaupun naik 1 kg, 3 hari saya gak makan malam, berat akan kembali turun.

Dengan berat yang stuck kaya gini, makan saya gak berubah. Ya begitu – begitu aja sih. Saya mulai sering yoga karena saya merasa lebih nyaman dan gak bosen.

Dikarenakan olahraga yang mulai jarang, otot – otot pun mengendur. Awalnya saya kira berat bertambah eh ternyata segitu – segitu saja.

Berat ini terus sama sampai 10 hari lalu saya diundang Cosmopolitan yang menyelenggarakan off – air di The Lighthouse Wolter Mongonsidi milik dr. Grace. Pertamanya sih cuma mau mencari ilmu. Terus saya iseng – iseng menimbang (saya sadar, beberapa timbangan akan menunjukkan angka berbeda). Bukan berat yang saya khawatirkan, tetapi banyaknya lemak dan umur metabolisme tubuh.

Umur metabolisme tubuh ini bagi saya pribadi sangat menyeramkan. Angkanya jauh di atas umur saya sebenarnya. Wah, gak bener nih. Kebetulan saat itu, kita diberikan voucher 30 persen. Tanpa pikir panjang, saya langsung gunakan sekaligus untuk berkonsultasi.

Mereka menyarankan saya untuk melakukan detoksifikasi atau masa induksi selama 3 hari hanya makan buah dan sayur sebanyak mungkin dengan takaran yang seimbang. Setelahnya saya diberikan pola makan sesuai dengan kebutuhan kalori yang mereka anjurkan.

Selama masa pengurangan berat badan hingga mencapai target yang saya inginkan (kalau ikuti timbangan disana, ya sekitar 13 kg), saya dilarang memakan segala sesuatu yang menggunakan minyak. Kalau terpaksa, boleh lah sedikit. Gula hanya boleh dikonsumsi maksimum 5sdm. Kopi diizinkan, untuk yang 3 in 1 boleh lah sekali sehari. Secara saya coffee-addict, alhasil saya tetap minum. Untuk menyeimbangkan kalori yang masuk karena gula dan susu dalam kopi ini, saya menambah olahraga tiap harinya.

Masih ada beberapa pantangan lain yang saya juga gak boleh, seperti segala sesuatu semacam susu atau yoghurt kecuali kita memang harus meminumnya. Buah – buah boleh dikonsumsi sebagai snack dan makan pagi. Masih banyak juga beragam larangan lainnya.

Hingga hari ini, hari ke – 9 berat saya sudah berkurang beberapa kg. Pelan tapi pasti tubuh mau bekerjasama agar berat dapat turun. Memang kadang membosankan makan serba rebus. Untungnya bumbu – bumbu dapur bebas digunakan sehingga sedikit terbantu.

Sayapun teringat, beberapa minggu sebelum saya memulai proses ini, dada saya sering berasa bergetar. Setelah saya menjalani proses ini, alhamdulillah rasa itu tidak pernah ada.

Badan saya sekarang terasa lebih ringan. Walau nasi ditakar hanya 1 gelas minuman kemasan dan hanya siang hari, saya kadang merasa porsi tersebut cukup besar. Saya sempat mencoba nasi merah tapi ternyata itu malah membuat saya merasa gak pengen makan.

Kebetulan dokter tidak mengharuskan saya makan nasi merah. Hanya saja, nasi merah memang membuat rasa kenyang bertahan lebih lama di dalam perut. Malam hari saya bisa makan lauk pauk kecuali nasi.

Saat konsultasi, dokter menawarkan apakah saya mau menggunakan obat untuk menghilangkan nafsu makan tapi saya tolak. Tubuh saya seringnya aneh kalau minum obat – obat baru. Jadi lebih baik tidak.

Karena di rumah, orang rumah bebas makan apa saja. Jelas, godaan itu ada. Bagaimana saya mengakalinya? Saya mencium makanan yang menggoda tersebut. Penciuman itu memberi signal ke otak dan akhirnya saya pun cukup bahagia dan tidak tertarik untuk memakannya.

Dua hari lalu saya sempet tergoda untuk makan pastel yang merupakan makanan favorit saya. Biasa saya bisa makan 5 potong, saat itu saya hanya makan 1. Setelah makan saya merasa cukup dan gak pengen lagi (saya sempat berpikir, kalau saya gak makan sama sekali bisa berakibat otak yang memikirkan makanan ini terus menerus dan menyebabkan saya stress yang ujung – ujungnya diet bisa gagal). Karena saya bandel makan pastel, alhasil di malam hari saya memilih untuk hanya memakan buah,

Saya teringat kata – kata dr. Grace saat acara off air tersebut, jika tubuh sakit/merasa tidak enak, itu signal bahwa ada sesuatu di dalam tubuh yang berkaitan dengan asupan makanan.

Perjalanan saya masih panjang untuk mencapai target. Berat banget sih rasanya, tapi saya teringat lagi dengan hasil dari penimbangan saya. Selain saya ingin BMI yang berada di angka normal, saya juga gak mau punya lemak sebanyak ini. Hadeh,,, selain itu berharap banget kalau metabolism age ini bisa dibawah umur saya sebenarnya.

Berikut adalah Link playlist youtube saya yang berisi puluhan video dan bisa dijadikan pilihan untuk yang ingin mencoba : http://www.youtube.com/playlist?list=PLZz9oy2iBEl7HiWzVgzCobxILQKmxambr

Saran saya :
  1. Saat memulai, bulatkan tekad. Apakah tujuan utama? Kalau cuma pengurangan berat badan tapi dengan jalan singkat, dijamin deh akan mengecewakan. Kenapa? Begini nih, orang yang kurus belum tentu lemaknya lebih sedikit. Jumlah lemak di dalam tubuh juga penting diketahui agar kita bisa terhindar dari angka kolesterol yang tinggi dan serangan jantung.
  2. Jangan patah semangat kalau berat belum turun juga atau susah turun. Saya pernah mengalaminya. Lalu saya google sana sini mencari tahu apakah penyebabnya. Harus tetap semangat. Banyak jawaban bisa diperoleh melalui internet. Mau share bersama saya juga boleh koq
  3. Ini ada link dari webmd.com yang saya suka karena kita bisa mengetahui pola apa yang baik untuk kita dengan segala kebiasaan kita serta jumlah kalori yang kita butuhkan. http://www.webmd.com/diet/diet-health-check/default.htm 
  4. Kalau sudah turun, bolehlah bersenang – senang mengungkapkan kepada orang lain. Bukan karena sekedar berat berkurang tapi karena kita bisa melawan rasa malas. Pada kasus saya, saya akhirnya setelah setahun, bisa juga suka dengan olahraga. Kalau seminggu gak olahraga, rasanya berdosa banget sama badan.
  5. Kalau sudah turun, jangan lengah. Tetap dijaga pola makan dan juga tetap berolahraga. Biasakan untuk bergerak, jangan bermalas – malasan.
  6. Selain gejala – gejala aneh saat saya gemuk, saya juga gampang sakit flu. Bisa setiap bulan diabsenin. Setelah saya berolahraga dan berat berkurang, sakit pun jarang. Saat gejala datang, harus dilawan dengan berolahraga sehingga gak memberi kesempatan bagi virus atau bakteri menguasai kita. Katanya keringat yang keluar itu, membuang racun sih. Kecuali kalau demam yang memang mengharuskan beristirahat.
  7. Silakan pilih olahraga yang disukai. Mau ke gym juga boleh walau bagi saya itu artinya akan ada pengeluaran ekstra dan juga bermacet ria di jalan. Atas alasan inilah saya memilih untuk berolahraga di rumah. Lebih bebas mau ngapa – ngapain apalagi untuk saya yang berjilbab.
  8. Untuk wanita, jika ada perubahan terhadap tamu bulanan, ini mungkin saja terjadi. Sayapun mengalaminya sempat beberapa bulan gak kedatangan tamu. Panik sih iya terus kemudian setelah membaca sana sini, saya memahami ini semua karena olahraga yang lumayan berat.
  9. Gak usah takut tangan berotot. Angkat berat tuh cepet loh membentuk tubuh. Gak usah pake cream yang mihil. Saya sudah membuktikannya bahkan termasuk untuk bagian yang dikenal sebagai muffin top.
  10. Makan buah kudu dijadikan keharusan sehari – hari. Saya yang gak suka buah, sekarang memaksakan diri untuk makan minimum satu buah sehari. 
  11. Selama program penurunan berat, saya tidak pernah menggunakan suplemen apapun. Bahkan sahabat saya sampai bosen menawarkan produk MLM nya yang katanya sangat bagus untuk kesehatan. Saya selalu percaya, yang alami itu jauh lebih baik.  Tapi, kalau ada yang mau menggunakan, silakan saja. Jangan lupa banyak bertanya dan membaca. Konsultasikan dengan ahlinya ya.
Aduh, sarannya banyak ya... Hayyo dimulai programnya dan mari berbagi di sini.

Begini deh penampakan saat berat lagi poll, sekarang cardigan yang sama udah longgar kayak baju pinjaman


Ini penampakan saya di bulan Maret masih dengan berat yang sama setelah turun 8 kg

Comments

  1. Pengin langsing jugaaaaaaaaaa maaaaak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yukkkk... Tapi kalau difoto kayaknya gak gemuk deh,:)

      Delete

Post a Comment

Popular Posts